Minggu, 27 Maret 2011

Menjadi Seorang Pemimpin

Menjadi seorang pemimpin sangat mudah. Mau jadi pemimpin yang baik ataupun yang burus. Semuanya kembali ke niat, karena segala sesuatu tergantung niatnya. Kita dapat memulainya dari diri sendiri.

Banyak hal yang terlintas di benak ketika kita mendengar kata pemimpin. Mungkin pemimpin adalah seseorang yang hebat, taat, cerdas atau mungkin karekteristik yang harus dimiliki diantarannya adalah Integritas,Visioner, Amanah. seorang pemimpin tidak hanya menjadi seorang yang memimpin banyak massa ataupun kelompok.namun ia harus bisa terlebih dahulu memimpin dirinya sendiri. Barulah ia dapat memimpin orang lain. Pemimpin mempunyai banyak pengertian. Dalam bahasa Indonesia “pemimpin” sering disebut penghulu, pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja, tua-tua, dan sebagainya. Pemimpin merupakan cerminan dari masyarakatnya. Tidak hanya itu, masi banyak hal-hal yang harus ada di pribadi seorang pemimpin.Mungkin dibawah ini hanya beberapa contoh saja.

1.Integritas, ataupun sering disebut kepribadian. seorang pemimpin harus mempunyai kepribadian yang baik, kejujuran intelektual, dan kecerdasan emosional.

2.Visoner, seorang pemimpin akan melihat jauh kedepan. seorang pemimpin melihat lebih dahulu sebelum org melihatnya. seorang pemimpin dapat membawa masa depan ke masa sekarang.

3.Idealisme, seorang pemimpin harus mempunyai pemikiran dan kepribadian yang idealis. tidak akan mudah dijatuhkan. tidak mudah mengubah nilai-nilai prinsip2 idealisme dengan apapun.

4.Merakyat, salah satu yg dapat membuat seorang pemimpin itu dihargai adalah caranya berhadapan dengan masyarakatnya. tidak sombong, bergaul dengan siapapun,

5.Tanggung Jawab, pemimpin tidak akan lari dari apa yang ada di hadapannya. ia akan menghadapinya dengan penuh tanggung jawab.

mungkin ada sedikit referensi dari saya terkait masalah kepemimpinan yaitu 11 Asas Kepemimpinan yang saya kutip dari TNI RI :

11 ASAS KEPEMIMPINAN TNI

1. TAQWA (Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan taat kepadaNya)

2. ING NGARSA SUNG TULADA (Memberi Suri teladan di hadapan anak buahnya)

3. ING MADYA MANGUN KARSA (Ikut bergiat serta menggugah semangat ditengah-tengah anak buahnya)

4. TUT WURI HANDAYANI (Mempengaruhi dan memberi dorongan dari belakang kepada anak buahnya)

5. WASPADA PURBA WISESA (Selalu waspada, mengawasi serta sanggup dan berani memberi koreksi kepada anak buahnya)

6. AMBEG PARAMA ARTA (Dapat memilih dengan tepat mana yang harus didahulukan)

7. PRASAJA (Tingkah laku yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan)

8. SATYA (Sikap loyal yang timbal balik, dari atasan terhadap bawahan dan dari bawahan terhadap atasan dan kesamping)

9. GEMI NASTITI (Kesadaran dan kemampuan untuk membatasi penggunaan dan pengeluaran segala sesuatau kepada yang benar-benar diperlukan.

10. BALAKA (Kemauan, kerelaan dan keberanian untuk mempertanggung jawabkan tindakan-tindakanya.

11. LEGAWA (Kemauan, kerelan dan keiklasan untuk pada saatnya menyerahkan tanggung jawab dan kedudukan kepada generasi berikutnya)

Sabtu, 22 Januari 2011

VoIP - Voice Internet Protocol

VoIP (Voice Over Internet Protocol) merupakan suatu teknologi yang memanfaatkan Internet Protokol untuk menyediakan komunikasi voice secara elektronis dan real time. Teknologi ini muncul melengkapi teknologi voice secara circuit switch dan menawarkan fitur yang beragam. Teknologi ini muncul melengkapi teknologi voice secara circuit switch dan menawarkan fitur yang beragam. Model konfigurasi VoIP dapat dilakukan dalam tiga skenario, yaitu PC to PC, PC to Phone, dan Phone to Phone

VoIP menggunakan metode kompresi dan modulasi untuk membawa sinyal suara analog, seperti contoh suara yang kita keluarkan saat melakukan pembicaraan dan merubahnya menjadi data digital yang dapat ditransmisikan melalui internet.

Trafik VoIP dibagi menjadi dua bagian transmisi jaringan yaitu :

Transmisi untuk signaling.

untuk RTP (Realtime Transfer Protocol).

Protocol yang digunakan untuk signaling selalu berbasis TCP (Transfer Control Protocol) sedang untuk RTP yang digunakan adalah protocol berbasis UDP (User Datagram Protocol).

n Signaling dilakukan diantara port TCP yang sudah umum diketahui misalkan :

¨ H.323 menggunakan port 1720 untuk melakukan signaling

¨ SIP (Session Initiation Protocol) menggunakan port 5060 untuk menggunakan signaling

Komponen VOIP :

User Agent : Komponen VoIP yang langsung berhubungan dengan user. User dapat menggunakan dan mengoperasikan untuk melakukan komunikasi dengan user yang lain dan juga melakukan setting untuk berkomunikasi dengan phone analog.

Proxy : merupakan software yang digunakan sebagai server VoIP yang menangani proses registrasi dan autentikasi user.

Protocol : Signaling dilakukan sebelum melakukan panggilan. Jalur dibentuk point to point menggunakan protokol signaling yang berbasis TCP

CODEC (Coder Decorder) : Digunakan untuk mengubah informasi sinyal suara analog menjadi sinyal digital yang dapat ditransmisikan melalui jaringan IP dengan bandwidth tertentu dan mendapatkan informasinya kembali.

Paket VOIP.

n Tiap paket VoIP terdiri atas dua bagian, yakni header dan payload (beban).

n Header terdiri atas :

1. IP header,

2.Real-time Transport Protocol (RTP) header,

3. User Datagram Protocol (UDP) header,

4.Ethernet header